Ichitara’s Weblog











Category: Movies
Genre: Drama

Siang hari, waktunya untuk tidur
Tapi Malam hari adalah waktunya untuk bangun.

Itulah Amane Kaoru (YUI) yang menderita penyakit Xeroderma Pigmentosum atau XP yang sampai saat ini belum ada obatnya dan penyakit yang langka banget.
Ketika subuh hingga matahari terbenam adalah jadwalnya untuk tidur, sebaliknya ketika malam menjelang Kaoru membuka mata dan mulai beraktifitas.

Selama 16 thn hidupnya yang biasa2 saja, dia tidak bisa masuk sekolah dan pelipur dalam kesendiriannya adalah gitar. Dia suka sekali menyanyi, bisa dibilang menyanyi adalah soul-nya Kaoru.

Telah lama Kaoru memperhatikan seorang cowok SMA yang selalu membawa papan surf sambil menunggu di halte bus yang ada bersebrangan di depan rumah Kaoru. Kaoru ingin sekali menyapanya tapi tak bisa, karena dia hanya bisa berdiam di rumah saat siang hari. Lama kelamaan Kaoru menyadari bahwa ia fall in Love pada cowok yang diketahui bernama Fujishirou Kouji (Takashi Tsukamoto).

Suatu malam, saat Kaoru sedang memetik gitar di taman, Kouji melintas di depannya. Dengan bermodalkan nekad, Kaoru mengejar cowok itu sampai tak sengaja mendorongnya dari belakang. Dengan gugup dan panik Kaoru mulai memperkenalkan dirinya, “Amane Kaoru desu! 16sai desu! Kareshi wa imasen!”.
Awalnya Kouji cuma bisa melongo karena kedatang cewek itu.

Mereka pun berkenalan. Kouji juga mendengarkan suara Kaoru saat ia menyanyi sambil memetik gitar. Kouji pun terpesona pada suara Kaoru yang luar biasa. Lagu ciptaan Kaoru pun sangat menggetarkan jiwanya.

Tapi Kouji baru tahu kemudian kalau Kaoru mengidap XP, Kaoru memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka (di saat mereka telah jadian), tp Kouji tetap ngotot mempertahankan Kaoru.

Atas anjuran Kouji, Kaoru mengikuti lomba debut CD. Berhasilkah ia bertahan dengan penyakit yang menggerogoti tubuhnya?

Cast :
Yui as Kaoru Amane
Takashi Tsukamoto as Koji Fujishiro

Iklan


{Mei 11, 2010}   [J-MOVIE] NANA (2005)

Category : Movies
Genre : Drama
CAST : Mika Nakashima, Aoi Miyazaki, Hiroki Nariyama, Kenichi Matsuyama, Yuno Ito, Saeko

Film ini bercerita tentang persahabatan dua orang perempuan dengan nama dan umur yang sama. Yang satu adalah Nana Oosaki (Mika Nakashima), cewek cool berpenampilan punk yang juga seorang vokalis suatu band kecil dan bermimpi agar band-nya suatu saat menjadi terkenal. Satu lagi adalah Nana Komatsu (Aoi Miyazaki), gadis manis, baik hati, sangat ceria dan selalu tersenyum. Keduanya pertama kali bertemu saat mereka duduk bersebelahan di kereta dalam perjalanan ke tokyo. Perjalanan yang cukup memakan waktu lama itu membuat keduanya saling mengobrol. Nana Komatsu (yang kemudian akan dipanggil Hachi, yang merupakan bahasa Jepangnya angka 8 *ngomong-ngomong Nana itu adalah bahasa Jepang-nya angka 7*) yang memang supel dan gampang bergaul menceritakan banyak hal pada Nana, termasuk tentang alasannya ke Tokyo adalah untuk menyusul pacarnya yang kuliah di Tokyo.

Setelah sampai, kedua NANA ini lalu berpisah. Mereka tidak sengaja bertemu lagi saat keduanya kebetulan mau menyewa apartemen yang sama. Karena apartemen dengan nomor 707 itu memiliki dua kamar, untuk menghemat biaya mereka lalu memutuskan untuk tinggal bersama dan membagi uang sewanya. Keduanya pun mulai bersahabat. Hachi juga diperkenalkan pada teman-teman Nana seperti Nobu (Hiroki Narimiya) dan Yasu, yang merupakan teman di band Nana yang dulu, The Black Stones. Nobu dan Yasu mengajak Nana untuk kembali melanjutkan The Black Stones, setelah cukup lama vakum sejak ditinggal oleh salah satu anggota, yaitu Honjo Ren (Ryuhei Matsuda), pacar NANA yang berpindah ke band Trapnest yang sekarang menjad band yang sangat terkenal . Nana pun setuju dan mulai merekrut anggota baru.

Selain itu, masalah timbul ketika Hachi tak sengaja mengetahui pacarnya berselingkuh sehingga ia putus dengan pacarnya. Selain itu pula, kita juga dibawa pada konflik batin Nana tentang perasaannya pada Ren, kekasihnya dulu. Jadi, apa yang akan terjadi pada kedua NANA ini? Ayo deh tonton aja.



Category: Movies
Genre: Romance

Shinichi Kudou, seorang murid SMA yang terobsesi kisah detektif Sherlock Holmes, dan dengan bakat analisanya yang spektakuler, berhasil memecahkan beberapa kasus kriminal di daerah tempat tinggalnya. Sehari-hari ia dekat dengan Ran (Kurokawa Tomoko), seorang gadis jago karate, teman bermainnya sejak kecil, putri tunggal seorang detektif “gagal” bernama Kogoro Mouri (kenapa gagal? Karena kasus-kasus yang ditanganinya paling banter hanya mencari anjing hilang ^^). Shinichi dan Ran punya hubungan khusus yang sama-sama tak diakui keduanya (khas Jepang banget deh ^-^) dan meskipun Shinichi terlihat tidak peduli, hanya Ran-lah satu-satunya gadis yang paling penting buatnya.

Kasus dimulai ketika SMA mereka mengadakan tour sekolah. Shinichi yang awalnya ogah ikut, akhirnya terpaksa ambil bagian ketika ia menerima sebuah surat tantangan yang dikirim seorang yang mengaku sebagai “Kidnapper” (=penculik). Orang tersebut akan menculik teman SMA Shinichi, dan Shinichi ditantangnya memecahkan trik yang akan dibuatnya. Trik pertama gagal; Sonoko, sahabat baik Ran, diculik di atas kapal ketika grup mereka sedang menyeberang pulau. Trik kedua pun demikian, Ran menghilang ketika mereka semua dikunci dalam ruang tertutup, dan sang Kidnapper hanya memberi batas 12 jam bagi Shinichi, sebelum sebuah bom dalam ruangan dimana Ran dan Sonoko disekap meledak…

Berhasilkah Shinichi memecahkan trik tersebut?

Judul lain : Conan Live Action Drama
Pemeran : Oguri Shun, Kurokawa Tomoko, Jinnai Takanori
Genre : Action Drama



{Februari 23, 2010}   CENTER STAGE:TURN IN UP


CENTER STAGE:TURN IN UP
Jenis film : musikal
Sutradara : Steven Jacobson
Pemain : Rachele Brooke Smith,Kenny Wormald,Sarah Jayne Jensen,Peter Gallagher,Ethan Stiefel,Nicole Munoz
Tanggal rilis : 1 November 2008
Durasi : 95 ment

Kate Parker adalah seorang gadis yang tinggal di kota Detroit bersama ayah dan adiknya. Ayah Kate seorang penjudi tetapi Kate mempunyai bakat menari dan menyalurkannya dengan menari di jalanan bersama teman-temannya. Kate lebih menyukai tari modern tetapi adiknya Bella Parker yang masih berumur 13 tahun lebih menyukai tari balet.
Karena sangat sayang kepada adiknya, Kate pergi ke kota Michigan untuk mengikuti tes masuk akademi balet terbaik di Amerika yaitu American Ballet Academy (ABA).

Setelah mengikuti audisi, Kate sebenarnya bisa diterima di ABA tetapi digeser oleh Suzanne Von Stroh karena ayah Suzane adalah penyandang dana terbesar di ABA. Kate tentu saja sangat kecewa tetapi karena tidak ingin mengecewakan adiknya, Kate mengatakan pada adiknya lewat telepon, sudah diterima di ABA.
Kate sudah berusaha mendaftar di sekolah-sekolah balet lainnya tetapi selalu ditolak karena tidak punya pengalaman menari balet. Yang lebih menyedihkan lagi, mobil Kate hilang sehingga tidak bisa pulang ke Detroit.
Untunglah ketika mengikuti audisi di ABA, Kate sempat bertemu dengan seorang siswa ABA bernama Thomas Anderson atau biasa dipanggil Tommy.
Tommy sangat terkesan dengan tarian Kate ketika mengikuti Audisi ABA.
Kate dan Tommy bertemu di bar milik teman Tommy yaitu Sal. Berkat bantuan Tommy, Kate diterima Sal untuk bekerja di barnya.

Di ABA Tommy termasuk siswa berprestasi dan untuk tari balet jenis Parde Deux (tari berpasangan), Tommy dipasangkan dengan Suzanne. Instruktur Tommy yaitu Cooper Nielsen merasa Tommy kurang bisa mengimbangi Suzanne dalam Parde Deux maka Cooper menyuruh Tommy untuk menambah latihan tari dengan menyewa seorang instruktur. Tommy memutuskan untuk menyewa Kate sebagai instruktur dan Kate menerimanya karena butuh uang untuk membayar kontrak apartemen. Kate melatih Tommy di bar tempatnya bekerja setelah bar tutup.
Tommy dan Kate ternyata merasa saling cocok dan mereka pun menjadi sepasang kekasih. Berkat dorongan semangat dari Tommy, Kate yang sudah patah semangat untuk mendaftar lagi di ABA menjadi bangkit semangatnya dan bertekad untuk mendaftar lagi di ABA pada semester berikutnya.
Maka keadaan berbalik, sekarang bukan Kate yang melatih Tommy tetapi ganti Tommy melatih Kate tari balet agar bisa diterima di ABA.

Tetapi perpecahan antara Kate dan Tommy terjadi ketika ayah Suzanne mengadakan sebuah pesta. Karena Tommy adalah pasangannya dalam Parde Deux, Suzanne mengundangnya pada pesta itu. Kebetulan minuman pada pesta itu disediakan oleh bar tempat Kate bekerja maka Kate bisa datang juga ke pesta itu.
Di pesta itu Tommy dan Suzanne memperagakan tarian Parde Deuxnya. Setelah menari, Suzanne yang sebenarnya juga jatuh cinta pada Tommy mencium Tommy dan hal itu dilihat Kate.
Kate tentu saja sangat cemburu dan langsung berlari pulang. Tommy sudah berusaha mengejarnya dan menjelaskan semuanya tetapi Kate sudah terlanjur marah.

Suatu ketika boss Kate yaitu Sal menyuruh Kate menari di barnya. Ketika sedang menari kebetulan datang Tommy dan instrukturnya di ABA yaitu Cooper Nielsen.
Kate sengaja mesra kepada Cooper untuk balas dendam kepada Tommy. Tetapi betapa kecewanya Kate karena Cooper datang ke bar atas permintaan Tommy. Tommy ingin agar Cooper melihat betapa hebatnya Kate menari.

Semangat Kate benar-benar sudah runtuh, maka Kate memutuskan untuk berhenti menari dan pulang saja ke Detroit. Ketika hampir pulang ke Detroit, adik Kate yaitu Bella secara tiba-tiba datang dan kebetulan saat itu ada tes seleksi untuk mencari penari pada opera besar berjudul Glass Slipper. Tommy ternyata bisa memanfaatkan 2 hal itu untuk membangkitkan kembali semangat Kate Parker.
Bagaimanakah itu? Saya persilahkan untuk menonton film yang dipenuhi dengan adegan-adegan tari yang memukau ini.



LOS ANGELES-Movie Twilight sequel ‘New Moon’ didaulat as the best film of 2009 in the poll held a movie site. As for the movie ‘Transformers: Revenge of the Fallen’ didapuk as the worst movie.

In a poll conducted moviefone, New Moon got 41 percent of the vote, followed by 14 percent Avatar, The Hangover 13 percent, 11 percent of Star Trek, up 9 percent, 9 percent of Inglourious Basterds, and Up in the Air 2 percent, Thursday (31/12 / 2009).

While the worst films this year won the Transformers: Revenge of the Fallen with 24 percent of voters. The second position ditempari Land of the Lost 23 percent of the vote, 21 per cent of Year One, Old Dogs 12 percent.

Bride Wars followed with 11 percent of the vote, followed the next position with Couples Retreat with 6 percent of the vote.

Uniquely, although getting the most votes in the worst movie this year, 2009. But, the poll participants still favor film starring a beautiful actress Megan Fox as the best action film in 2009.

Transformers 24 percent of voters selected as the best action film, Avatar 23 respondents selected in second place. Star Trek 22 percent, got 13 percent in 2012, District 9 to get 11 percent of the vote, and Watchmen a 5 per cent. (uky)



et cetera