Ichitara’s Weblog











{April 19, 2010}   Pengembangan Sistem Informasi

1. Fase Awal Pengembangan Sistem
Fase awal pengembangan sistem mengutamakan kemampuan pemakai dalam mengoperasikannya. Fase awal terdiri dari :
• Perencanaan sistem
• Analisis sistem
• Perancangan sistem secara umum/konseptual
• Evaluasi dan seleksi sistem

1.1 Fase Perencanaan Sistem

1.1.1 Latar Belakang Pengembangan Sistem
Sistem adalah kumpulan elemen yang masing-masing elemen tersebut memiliki fungsi masing – masing, namun secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan dari adanya sistem tersebut. Sebuah mobil dapat dikatakan sebuah sistem karena di dalamnya terdapat kumpulan elemen (seperti
kemudi, rem, mesin, roda, kaca spion, lampu sen, dan sebagainya) yang masing-masing elemen
tersebut memiliki fungsi masing-masing, namun secara bersama-sama bekerja untuk mencapai tujuan
dibuatnya mobil tersebut yaitu sebagai alat transportasi.
Sistem yang kita bahas sebagai contoh sederhana di sini adalah sistem poliklinik
di kota Depok.

1.1.2 Tujuan Dari Pengembangan Sistem
Tujuan dari pengembangan sistem ini adalah memudahkan para pasien yang berkunjung ke poliklinik untuk mendaftar dan memeriksakan kondisi kesehatannya. Agar tidak terjadi kerancuan saat mengantri pada saat berkunjung.

1.1.3 Batasan Masalah
Dalam pengembangan sistem ini, penulis membatasi masalah dari pasien mendaftar untuk menjadi anggota, pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter dan kemudian dokter memberi resep yang akhirnya obat tersebut akan di tebus oleh pasien di apotik.

1.1.4 Studi Faktor Kelayakan

• Kelayakan Teknis
perancangan system informasi tentang poliklinik ini tidak begitu membutuhkan spesifikasi computer yang canggih, perancangan ini membutuhkan spesifikasi berstandar seperti ;

OS Windows XP atauVISTA
128MB RAM
1GB HDD
Video Card 64MB

• Kelayakan Ekonomis
Sistem ini mempunyai nilai yang ekonomis, karena tidak terlalu berorintasi pada hardware yang canggih dan operator yang mempunyai keahlian khusus, jadi banyak biaya yang dapat di kurangi dengan memakai sistem ini seperti : biaya merekrut tenaga ahli, biaya perangkat lunak dan perangat keras yang dipakai.

• Kelayakan Legal
Pada sistem poliklinik ini tidak menimbulkan konflik antara system yang sedang dipertimbangkan dengan kemampuan poliklinik untuk melaksanakan kewajibannya, karena dalam perancangan system ini tidak membutuhkan biaya yang besar.
• Kelayakan Operasional
Pada system ini, prosedur dan keahlian pegawai sudah cukup untuk mengoperasikan system yang dirancang untuk kesuksesan system ini

• Kelayakan Rencana
Pada system ini hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk membuat sepenuhnya system ini dapat dioperasikan.

1.1.5 Studi Faktor Strategis
Produktivitas
pada system ini, tidak membutuhkan banyak biaya, karena hanya membutuhkan minimal 2 server computer untuk mengoperasikan system tersebut dalam kegiatan nyata. Dan pada tahap ini perancang system bisa menghilangkan atau mengurangi biaya tambahan yang tidak berarti.

Diferensiasi
Dengan adanya sistem ini pelayanan berbasis komputerisasi, pelayanan yang diberikan akan lebih cepat, proses lebih mudah untuk dilaksanakan, proses pembagian lebih terstruktur, lebih mudah dan cepat.
Manajamen
Pada perancangan ini dapat menyediakan informasi yang berguna bagi para dokter (manager) untuk mengobati pasiennya dengan efektif.

Iklan


Komunikasi adalah proses interaksi antara elemen-elemen yang menghasilkan suatu informasi. Biasanya komunikasi dilakukan dengan lisan maupun tulisan atau juga dengan bahasa tubuh.

Skema Mekanisme Sistem Komunikasi Human To Human

Elemen yang terdapat pada mekanisme komunikasi ini adalah :

– Human 1 sebagai Pengirim atau komunikator (sender)
– Human 2 sebagai Penerima atau komunikate (receiver)
– Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain
– Feedback ( Umpan balik ) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya
– Dalam melakukan komunikasi tersebut media yang digunakan udara yang mengalirkan getaran nada/suara



et cetera