Ichitara’s Weblog











{Februari 12, 2010}   Sistem

DEFINISI SISTEM

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk

mencapai suatu tujuan tertentu.

Contoh :

  • Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware
  • Sistem Akuntansi

Menurut Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald dan Warren D. Stallings, Jr.,

mendefinisikan prosedur sebagai berikut :

Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi

yang menerangkan Apa (What) yang harus dikerjakan, Siapa (Who) yang

mengerjakannya, Kapan (When) dikerjakan dan Bagaimana (How)

mengerjakannya.

Menurut LUDWIG VON BARTALANFY

Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu

antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

Menurut ANATOL RAPOROT

Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan

satu sama lain.

Menurut L. ACKOF

Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang

terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu

sama lainnya.

Syarat-syarat sistem :

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.

2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.

4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih

penting dari pada elemen sistem.

5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

Secara garis besar, sistem dapat dibagi 2 :

A. SISTEM FISIK ( PHYSICAL SYSTEM ) :

Kumpulan elemen-elemen/ unsur-unsur yang saling berinteraksi

satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara

nyata tujuan-tujuannya.

Contoh :

– Sistem transportasi, elemen : petugas,mesin, organisasi yang

menjalankan transportasi

– Sistem Komputer, elemen : peralatan yang berfungsi bersamasama

untuk menjalankan pengolahan data.

B. SISTEM ABSTRAK ( ABSTRACT SYSTEM) :

Sistem yang dibentuk akibat terselenggaranya ketergantungan

ide, dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat

diuraikan elemen-elemennya.

Contoh :

Sistem Teologi, hubungan antara manusia dengan Tuhan.

KARAKTERISTIK SISTEM

a. Organisasi

b. Interaksi

c. Interdependensi

d. Integrasi

e. Tujuan pokok

a. Organisasi

Mencakup struktur dan fungsi organisasi

b. Interaksi

Saling keterhubungan antara bagian yang satu dengan lainnya.

c. Interdependensi

Bagian yang satu mempunyai ketergantungan dengan bagian yang

lainnya.

d. Integritas

Suatu keterpaduan antara subsistem-subsistem untuk mencapai

tujuan.

e. Main objection ( tujuan utama )

Pemusatan tujuan yang sama dari masing-masing subsistem.

KLASIFIKASI SISTEM

1.  Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem  fisik (physical system)

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak

tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa

pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem fisik

merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem

akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system)

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat

manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah

sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang

melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-

machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system.

Sistem informasi merupakan contoh man-machine system, karena

menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.

3.  Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan

system tak tentu (probabilistic system)

Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.

Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga

keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari

sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan

programprogram yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang

kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur

probabilitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system)

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak

terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis

tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis

sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-

benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif

tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang

berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini

menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau

subsistem yang lainnya.

Pengertian Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem (systems development) dapat berarti menyusun suatu

sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau

memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti

disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut ini :

a. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang

lama yang dapat berupa :

  • Ketidakberesan
  • Pertumbuhan organisasi

b. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities)

Dalam keadaaan pasar bersaing, kecepatan informasi atau efisiensi

waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana

yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada. Bila pesaing

dapat memanfaatkan teknologi ini, maka kesempatan-kesempatan akan jatuh ke

tangan pesaing. Kesempatan-kesempatan ini dapat berupa peluang-peluang

pasar, pelayanan yang meningkat kepada langganan dan lain sebagainya.

c. Adanya instruksi-instruksi (directives)

Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi-instruksi

dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan

pemerintah.

PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM

1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen

2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar

a. Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi

b. Investasi yang terbaik harus bernilai

3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik

4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses

pengembangan sistem

5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut

6. Jangan takut membatalkan proyek

7. Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem

· METODE SISTEM

A. BLACKBOX APPROACH.

Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi

prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi.

B. ANALITYC SISTEM.

Suatu metode yang mencoba untuk melihat hubungan seluruh

masalah untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang

tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan

dan biaya.


Iklan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: