Ichitara’s Weblog











{Februari 27, 2010}   Puding Strowberry

Bahan :

1 (7gr) bungkus agar-agar putih

400 ml susu tawar cair rendah lemak

150 ml santan cair

150 gr gula pasir

100 g stroberi, potong-potong

1 sdt pasta stroberi/pewarna merah

Cara Membuat :

1. Campur bubuk agar dalam susu tawar cair dan santan, aduk rata. Rebus, hingga mendidih. Tambahkan gula dan vanilla pasta, aduk rata. Didihkan kembali. Angkat.

2. Bagi adonan menjadi dua bagian. Tambahkan pasta stroberi pada salah satu bagian dan biarkan putih pada bagian lainnya.

3. Siapkan gelas saji atau cetakkan pudding. Beri beberapa potong stroberi, tuang adonan merah hingga separuh lebih dari tinggi gelas/cetakkan. Dinginkan hingga mengeras.

4. Tuang adonan putih hingga gelas penuh, dinginkan kembali. Sajikkan dingin.

Untuk 7 Porsi

Iklan


*Sistem Informasi Rumah Sakit
Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) adalah suatu tatanan yang berurusan dengan pengumpulan data, pengelolaan data, penyajian informasi, analisis dan penyimpulan informasi serta penyampaian
informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit.

Sebuah sistem informasi rumah sakit idealnya mencakup integrasi fungsi-fungsi klinikal (medis), keuangan, serta manajemen yang nantinya merupakan sub sistem dari sebuah sistem informasi
rumah sakit. Sub sistem ini merupakan unsur dari sistem informasi rumah sakit yang tugasnya menyiapkan informasi berdasarkan fungsi-fungsi yang ada untuk menyederhanakan pelayanan pada
suatu rumah sakit.

Rancangan global SIRS berisi penjabaran SIRS menjadi subsistem, modul, submodul dan aplikasi. Pelayanan Farmasi merupakan salah satu
pelayanan utama yang menunjang kegiatan pelayanan di lingkungan rumah sakit dalam menjalankan fungsinya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Divisi Farmasi bertanggung jawab terhadap pengelolaan barang farmasi berupa obat yang digunakan oleh semua unit di lingkungan rumah sakit
baik untuk pelayanan rawat jalan termasuk rawat darurat dan bedah sentral, pelayanan rawat inap termasuk rawat intensif maupun penggunaan obat yang digunakan di lingkungan penunjang medis
seperti laboratorium.

Pada masa yang akan datang beberapa konsep baru telah disepakati untuk digunakan di lingkungan Divisi Farmasi. Hal pertama yang diperkenalkan dan akan dilaksanakan adalah order manajemen yaitu
pemanfaatan pelayanan permintaan dan penyampaian hasil pemberian obat dengan memanfaatkan fasilitas komputer secara online. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh semua unit pengguna. Status atau
proses permintaan layanan termasuk hasil pemberian obat dapat dipantau / dilihat langsung melalui fasilitas komputer.

HASIL DAN PEMBAHASAN

*Pengguna SIRS Subsistem Farmasi

Pengguna dari sistem informasi rumah sakit subsistem farmasi terdiri dari 4 jenis, yaitu :
1. Administrator, merupakan pemegang hak akses paling tinggi dalam sistem.
2. Dokter
3. Staf Farmasi
4. User

*Tampilan antarmuka sistem
1. Antarmuka sistem
Aplikasi SIRS mempunyai halaman utama yang berisikan link ke form login yang digunakan untuk autentifikasi pengguna agar bisa mengakses sistem,link ke form registrasi yang digunakan untuk
pendaftaran pengguna, serta link ke halaman about us yang memuat informasi pembuat aplikasi SIRS ini.

Gambar 1. Tampilan halaman muka

2. Antarmuka form login
Antamuka Login memuat form login yang dapat digunakan untuk tempat autentifikasi bagi pengguna. Setelah memasukkan username dan password yang benar, maka pengguna berhak untuk masuk dan
mengakses SIRS.

Gambar 2. Tampilan halaman login

3. Antarmuka form registrasi
Antamuka Registrasi memuat form registrasi yang dapat digunakan untuk tempat pendaftaran pengguna baru baik sebagai dokter, staf farmasi ataupun sebagai user. Setelah melakukan registrasi serta telah diaktifkan oleh administrator maka pengguna berhak untuk masuk dan mengakses SIRS.

Gambar 3. Tampilan halaman registrasi

4. Menu Daftar Obat Paten
Antamuka ini digunakan untuk mendaftarkan obat paten yang belum terdaftar pada rumah sakit yang dilakukan oleh pengguna bertipe staf farmasi.

Gambar 4. Tampilan halaman menu daftar obat paten

5. Menu Daftar Obat Racikan
Antamuka ini digunakan untuk mendaftarkan obat racikan yang belum terdaftar pada rumah sakit yang dilakukan oleh pengguna bertipe staf farmasi.

Gambar 5. Tampilan halaman menu daftar obat racikan

6. Menu Katalog Obat Racikan
Antamuka ini berisi daftar obat racikan yang telah didaftarkan, pada menu daftar obat racikan.

Gambar 6. Tampilan halaman menu katalog obat racikan

7. Menu Edit Obat Racikan
Antamuka ini digunakan untuk mengedit daftar obat racikan yang telah didaftarkan pada saat menu daftar obat racikan.

Gambar 7. Tampilan halaman menu edit obat racikan

KESIMPULAN

Dari Penelitian pembuatan aplikasi Sistem Informasi Rumah Sakit Subsistem Laboratorium ini dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain :
1. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode kotak hitam (black box), aplikasi berbasis web yang dibangun yaitu SIRS Subsistem Farmasi
telah sesuai dengan yang diharapkan dan dapat berfungsi dengan baik.
2. Aplikasi SIRS Subsistem Farmasi ini berfungsi sebagai pendukung dalam kegiatan pelayanan kesehatan di rumah sakit, serta dengan
menggunakan database untuk menghubungkan aplikasi SIRS pada Subsistem yang lain.
3. Dengan konsep framework Prado yang berbasiskan komponen dan event driven, Prado memberikan banyak keuntungan dalam
pengembangan aplikasi berbasis web.
4. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa aplikasi SIRS Subsistem Farmasi ini telah cukup sesuai dengan fungsi-fungsi yang
dimiliki oleh manajemen obat di suatu rumah sakit pada umumnya.



{Februari 23, 2010}   Chicken Teriyaki


Chicken Teriyaki
Bahan-Bahan :
500 gram daging ayam, potong 2 x 4 cm
2 sendok makan minyak sayur

Bahan Bumbu:
5 sendok makan saus teriyaki botolan , siap pakai
1 sendok makan daun bawang iris halus
1 sendok teh bawang putih parut
1 sendok teh jahe parut
½ sendok teh garam

Cara Mengolah :

1. Aduk potongan ayam dengan Bumbu hingga rata.
2. Diamkan selama 1 jam hingga meresap.
3. Panaskan minyak, tumis ayam berikut bumbunya.
4. Aduk hingga kaku.
5. Masak hingga ayam matang dan kuah habis.
6. Sajikan hangat.



{Februari 23, 2010}   CENTER STAGE:TURN IN UP


CENTER STAGE:TURN IN UP
Jenis film : musikal
Sutradara : Steven Jacobson
Pemain : Rachele Brooke Smith,Kenny Wormald,Sarah Jayne Jensen,Peter Gallagher,Ethan Stiefel,Nicole Munoz
Tanggal rilis : 1 November 2008
Durasi : 95 ment

Kate Parker adalah seorang gadis yang tinggal di kota Detroit bersama ayah dan adiknya. Ayah Kate seorang penjudi tetapi Kate mempunyai bakat menari dan menyalurkannya dengan menari di jalanan bersama teman-temannya. Kate lebih menyukai tari modern tetapi adiknya Bella Parker yang masih berumur 13 tahun lebih menyukai tari balet.
Karena sangat sayang kepada adiknya, Kate pergi ke kota Michigan untuk mengikuti tes masuk akademi balet terbaik di Amerika yaitu American Ballet Academy (ABA).

Setelah mengikuti audisi, Kate sebenarnya bisa diterima di ABA tetapi digeser oleh Suzanne Von Stroh karena ayah Suzane adalah penyandang dana terbesar di ABA. Kate tentu saja sangat kecewa tetapi karena tidak ingin mengecewakan adiknya, Kate mengatakan pada adiknya lewat telepon, sudah diterima di ABA.
Kate sudah berusaha mendaftar di sekolah-sekolah balet lainnya tetapi selalu ditolak karena tidak punya pengalaman menari balet. Yang lebih menyedihkan lagi, mobil Kate hilang sehingga tidak bisa pulang ke Detroit.
Untunglah ketika mengikuti audisi di ABA, Kate sempat bertemu dengan seorang siswa ABA bernama Thomas Anderson atau biasa dipanggil Tommy.
Tommy sangat terkesan dengan tarian Kate ketika mengikuti Audisi ABA.
Kate dan Tommy bertemu di bar milik teman Tommy yaitu Sal. Berkat bantuan Tommy, Kate diterima Sal untuk bekerja di barnya.

Di ABA Tommy termasuk siswa berprestasi dan untuk tari balet jenis Parde Deux (tari berpasangan), Tommy dipasangkan dengan Suzanne. Instruktur Tommy yaitu Cooper Nielsen merasa Tommy kurang bisa mengimbangi Suzanne dalam Parde Deux maka Cooper menyuruh Tommy untuk menambah latihan tari dengan menyewa seorang instruktur. Tommy memutuskan untuk menyewa Kate sebagai instruktur dan Kate menerimanya karena butuh uang untuk membayar kontrak apartemen. Kate melatih Tommy di bar tempatnya bekerja setelah bar tutup.
Tommy dan Kate ternyata merasa saling cocok dan mereka pun menjadi sepasang kekasih. Berkat dorongan semangat dari Tommy, Kate yang sudah patah semangat untuk mendaftar lagi di ABA menjadi bangkit semangatnya dan bertekad untuk mendaftar lagi di ABA pada semester berikutnya.
Maka keadaan berbalik, sekarang bukan Kate yang melatih Tommy tetapi ganti Tommy melatih Kate tari balet agar bisa diterima di ABA.

Tetapi perpecahan antara Kate dan Tommy terjadi ketika ayah Suzanne mengadakan sebuah pesta. Karena Tommy adalah pasangannya dalam Parde Deux, Suzanne mengundangnya pada pesta itu. Kebetulan minuman pada pesta itu disediakan oleh bar tempat Kate bekerja maka Kate bisa datang juga ke pesta itu.
Di pesta itu Tommy dan Suzanne memperagakan tarian Parde Deuxnya. Setelah menari, Suzanne yang sebenarnya juga jatuh cinta pada Tommy mencium Tommy dan hal itu dilihat Kate.
Kate tentu saja sangat cemburu dan langsung berlari pulang. Tommy sudah berusaha mengejarnya dan menjelaskan semuanya tetapi Kate sudah terlanjur marah.

Suatu ketika boss Kate yaitu Sal menyuruh Kate menari di barnya. Ketika sedang menari kebetulan datang Tommy dan instrukturnya di ABA yaitu Cooper Nielsen.
Kate sengaja mesra kepada Cooper untuk balas dendam kepada Tommy. Tetapi betapa kecewanya Kate karena Cooper datang ke bar atas permintaan Tommy. Tommy ingin agar Cooper melihat betapa hebatnya Kate menari.

Semangat Kate benar-benar sudah runtuh, maka Kate memutuskan untuk berhenti menari dan pulang saja ke Detroit. Ketika hampir pulang ke Detroit, adik Kate yaitu Bella secara tiba-tiba datang dan kebetulan saat itu ada tes seleksi untuk mencari penari pada opera besar berjudul Glass Slipper. Tommy ternyata bisa memanfaatkan 2 hal itu untuk membangkitkan kembali semangat Kate Parker.
Bagaimanakah itu? Saya persilahkan untuk menonton film yang dipenuhi dengan adegan-adegan tari yang memukau ini.



{Februari 23, 2010}   Sistem Informasi

*Konsep Dasar Sistem 
Konsep dasar sistem ada dua pendekatan yaitu penekanan pada prosedurnya dan penekanan pada komponennya.
 
Definisi sistem yang lebih menekankan pada prosedur adalah :suatu jaringan kerja dari prosedur‐prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama‐sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu.
 
Sistem : kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut Jerry FithGerald : sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

*Konsep Dasar Informasi 
Definisi informasi adalah :data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Data adalah : kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian kejadian dan kesatuan yang nyata. 

Metode pengumpulan data / Informasi 
1. Pengamatan langsung 
2. Wawancara 
3. Perkiraan koserponden 
4. Daftar pertanyaan 

*Sistem Informasi
Definisi Sistem Informasi :
Menurut Definisi/Pengertian:
1. Alter : Kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan suatu organisasi
2. Bodnar & Hopwood : kumpulan HW dan SW yang dirancang untuk mentransformasikan data ke dalam bentuk informasi yang berguna
3. Budi Sutedjo : Kumpulan elemen yang saling berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan untuk mengintegrasikan data, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi
4. Menurut Robert A. Leitch :suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu
dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Komponen-komponen Sistem Informasi adalah :
1. Hardware (perangkat keras)
2. Software (perangkat lunak)
3. Prosedur : sekumpulan aturan yang dipakai untuk mewujudkan pemrosesan data untuk menghasilkan output
4. Basisdata : suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan proses pencarian informasi
5. Jaringan komputer dan komunikasi data
6. Brainware

Sistem informasi berbasis komputer atau lebih dikenal dengan CBIS (Computer Based Information Sistem) meliputi :
1. Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
2. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
3. Otomatisasi Perkantoran
4. Sistem Pendukung Keputusan (SPK)
5. Sistem Pakar

Secara garis besar sistem informasi dikelompokkan menjadi 2, yaitu sistem informasi digunakan untuk mendukung operasional dan sistem informasi yang mendukung manajemen

Komponen Fisik Sistem Informasi:
1. Perangkat keras komputer
2. Perangkat lunak komputer
3. Basis data
4. Prosedur
5. Personil

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
Perancangan sistem informasi merupakan pengembangan sistem baru dari sistem lama yang ada, dimana masalah-masalah yang terjadi pada sistem lama diharapkan sudah teratasi pada sistem yang baru.
SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI
(SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES – SDLC)
Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi adalah sbb :
1. Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.
2. Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi
3. Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak
4. Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.
5. Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem informasi dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.
6. Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.

Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Siklus di atas merupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi dikembangkan dari model klasik.



{Februari 12, 2010}   Sistem

DEFINISI SISTEM

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk

mencapai suatu tujuan tertentu.

Contoh :

  • Sistem Komputer terdiri dari Software, Hardware, dan Brainware
  • Sistem Akuntansi

Menurut Jerry Fitzgerald, Ardra F. Fitzgerald dan Warren D. Stallings, Jr.,

mendefinisikan prosedur sebagai berikut :

Suatu prosedur adalah urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi

yang menerangkan Apa (What) yang harus dikerjakan, Siapa (Who) yang

mengerjakannya, Kapan (When) dikerjakan dan Bagaimana (How)

mengerjakannya.

Menurut LUDWIG VON BARTALANFY

Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu

antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan.

Menurut ANATOL RAPOROT

Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan

satu sama lain.

Menurut L. ACKOF

Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang

terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu

sama lainnya.

Syarat-syarat sistem :

1. Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan masalah.

2. Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan.

3. Adanya hubungan diantara elemen sistem.

4. Unsur dasar dari proses (arus informasi, energi dan material) lebih

penting dari pada elemen sistem.

5. Tujuan organisasi lebih penting dari pada tujuan elemen.

Secara garis besar, sistem dapat dibagi 2 :

A. SISTEM FISIK ( PHYSICAL SYSTEM ) :

Kumpulan elemen-elemen/ unsur-unsur yang saling berinteraksi

satu sama lain secara fisik serta dapat diidentifikasikan secara

nyata tujuan-tujuannya.

Contoh :

– Sistem transportasi, elemen : petugas,mesin, organisasi yang

menjalankan transportasi

– Sistem Komputer, elemen : peralatan yang berfungsi bersamasama

untuk menjalankan pengolahan data.

B. SISTEM ABSTRAK ( ABSTRACT SYSTEM) :

Sistem yang dibentuk akibat terselenggaranya ketergantungan

ide, dan tidak dapat diidentifikasikan secara nyata, tetapi dapat

diuraikan elemen-elemennya.

Contoh :

Sistem Teologi, hubungan antara manusia dengan Tuhan.

KARAKTERISTIK SISTEM

a. Organisasi

b. Interaksi

c. Interdependensi

d. Integrasi

e. Tujuan pokok

a. Organisasi

Mencakup struktur dan fungsi organisasi

b. Interaksi

Saling keterhubungan antara bagian yang satu dengan lainnya.

c. Interdependensi

Bagian yang satu mempunyai ketergantungan dengan bagian yang

lainnya.

d. Integritas

Suatu keterpaduan antara subsistem-subsistem untuk mencapai

tujuan.

e. Main objection ( tujuan utama )

Pemusatan tujuan yang sama dari masing-masing subsistem.

KLASIFIKASI SISTEM

1.  Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak (abstract system) dan sistem  fisik (physical system)

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak

tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa

pemikiran-pemikiran hubungan antara manusia dengan Tuhan. Sistem fisik

merupakan sistem yang ada secara fisik. Misalnya sistem komputer, sistem

akuntansi, sistem produksi dan lain sebagainya.

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system)

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat

manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah

sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang

melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-

machine system atau ada yang menyebut dengan man-machine system.

Sistem informasi merupakan contoh man-machine system, karena

menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.

3.  Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan

system tak tentu (probabilistic system)

Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.

Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga

keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari

sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan

programprogram yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang

kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur

probabilitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system)

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak

terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis

tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis

sistem tertutup ini ada, tetapi kenyataannya tidak ada sistem yang benar-

benar tertutup, yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif

tertutup, tidak benar-benar tertutup). Sistem terbuka adalah sistem yang

berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini

menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau

subsistem yang lainnya.

Pengertian Pengembangan Sistem

Pengembangan sistem (systems development) dapat berarti menyusun suatu

sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau

memperbaiki sistem yang telah ada. Sistem yang lama perlu diperbaiki atau diganti

disebabkan karena beberapa hal, yaitu sebagai berikut ini :

a. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di sistem yang

lama yang dapat berupa :

  • Ketidakberesan
  • Pertumbuhan organisasi

b. Untuk meraih kesempatan-kesempatan (opportunities)

Dalam keadaaan pasar bersaing, kecepatan informasi atau efisiensi

waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana

yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan yang ada. Bila pesaing

dapat memanfaatkan teknologi ini, maka kesempatan-kesempatan akan jatuh ke

tangan pesaing. Kesempatan-kesempatan ini dapat berupa peluang-peluang

pasar, pelayanan yang meningkat kepada langganan dan lain sebagainya.

c. Adanya instruksi-instruksi (directives)

Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi-instruksi

dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan

pemerintah.

PRINSIP PENGEMBANGAN SISTEM

1. Sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemen

2. Sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besar

a. Semua alternatif yang ada harus diinvestigasi

b. Investasi yang terbaik harus bernilai

3. Sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidik

4. Tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dalam proses

pengembangan sistem

5. Proses pengembangan sistem tidak harus urut

6. Jangan takut membatalkan proyek

7. Dokumentasi harus ada untuk pedoman dalam pengembangan sistem

· METODE SISTEM

A. BLACKBOX APPROACH.

Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi

prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi.

B. ANALITYC SISTEM.

Suatu metode yang mencoba untuk melihat hubungan seluruh

masalah untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang

tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan

dan biaya.




et cetera